Apa Penyebab Penebalan Dinding Rahim?

By | May 16, 2018

Penyebab penebalan dinding rahim terutama adalah ketidakseimbangan antara jumlah hormon estrogen dengan jumlah hormon progesteron. Mengapa masalah ketidakseimbangan itu bisa terjadi? Apa gejala atau tanda yang menandakan adanya penebalan dinding rahim? Perhatikanlah jawabannya di artikel ini.

Penebalan dinding rahim disebut sebagai hiperplasia endometrium dalam bahasa medisnya. Hiperplasia endometrium terjadi jika sel-sel di dinding rahim bagian dalam (disebut endometrium) berkembang biak secara berlebihan sehingga mengakibatkan penebalan dinding itu.

Apa Saja Penyebab Penebalan Dinding Rahim?

Akar masalah dari penebalan dinding rahim ialah ketidakseimbangan estrogen dan progesteron. Namun untuk sampai pada masalah tersebut, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya. Berikut adalah beberapa hal yang turut menjadi faktor penyebab penebalan dinding rahim:

  • Konsumsi obat-obatan yang cara kerjanya mirip estrogen
  • Menerima terapi penggantian hormon estrogen dalam dosis tinggi
  • Siklus haid yang tidak teratur
  • Berat badan berlebihan atau obesitas
  • Berusia lebih dari 35 tahun
  • Menopause terlambat, atau di usia tua
  • Menstruasi mulai di usia terlalu uda
  • Mengidap penyakit seperti diabetes, PCOS, gangguan tiroid, dan penyakit empedu
  • Merokok atau menyalahgunakan tembakau
  • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker usus, rahim, atau indung telur

Kondisi-kondisi di atas dapat menyebabkan tubuh seorang wanita memiliki terlalu banyak hormon estrogen tanpa diimbangi oleh jumlah progesteron yang mencukupi. Akibatnya, dinding rahim jadi tumbuh menebal.

Apa Saja Gejala Penebalan Dinding Rahim?

Satu ciri-ciri penebalan dinding rahim yang paling khas adalah pendarahan menstruasi atau pendarahan dari vagina yang bisa dikatakan tidak normal. Selain ciri utama tersebut, ada juga gejala penebalan dinding rahim lain yang mesti diwaspadai, antara lain:

  • Periode menstruasi yang lebih berat atau lebih lama daripada normalnya
  • Datang bulan lebih cepat, yaitu kurang dari 21 hari setelah menstruasi terakhir
  • Keluar darah seperti menstruasi meski sudah selesai menopause

Yang pasti, kalau Anda sudah berumur lebih dari 35 tahun dan melihat adanya perubahan yang tidak biasa pada periode menstruasi Anda, sebaiknya periksakan ke dokter. Dokter akan membantu mencari tahu penyebabnya lalu mengatasi masalahnya sebelum menjadi parah.

Pantangan Makanan untuk Penderita Penebalan Dinding Rahim

Karena penyebab penebalan dinding rahim adalah masalah pada keseimbangan hormon, maka sebaiknya Anda tidak mengonsumsi makanan yang bisa memperparahnya. Di bawah ini adalah contoh pantangan makanan untuk penderita penebalan dinding rahim:

  • Gula dan makanan/minuman yang manis
  • Minuman mengandung alkohol
  • Daging merah, contohnya daging sapi, kambing, kuda, bebek, dan angsa
  • Makanan yang mengandung lemak tak sehat, misalnya mentega, margarin, kulit ayam, susu full-fat, gorengan, biskuit, dan kue.

Jika tidak ingin masalah bertambah buruk, hindarilah makanan atau minuman di atas. Sebaliknya, Anda dianjurkan untuk memperbanyak porsi buah-buahan, sayur-mayur, kacang-kacangan, rempah-rempahan, daging tanpa lemak, dan ikan-ikanan.

Demikianlah artikel ini mengenai penyebab penebalan dinding rahim. Jagalah kesehatan rahim Anda dengan lebih memperhatikan gejala-gejala yang dirasakan selama menstruasi. Semoga bermanfaat.

Sumber: Deherba.com